KITABISA.COM

Let’s help Cilota Bali to make more impacts for Karangasem

Kondisi Saat Ini

Latar Belakang

Karangasem merupakan salah satu kabupaten termiskin di Bali. Di daerah ini, memiliki beberapa kecamatan salah satunya Kubu yang dikenal sebagai penghasil pohon lontar terbesar di Bali. Salah satu desa bagian dari Kubu yabg dekat dengan perbatasan Buleleng adl Desa Tianyar Barat.

Dikenal dengan daerah yang paling kering, tandus, sulit air, dan jauh dari perkotaan. Sebagian besar sebagai nelayan, petani dan bercocok tanam saat musim hujan saja, sebagian memiliki ladang kering. Anak muda setelah tamat SD/SMP/SMA biasanya pergi merantau karena tidak adanya lapangan pekerjaan di kampung.

Potensi

Meskipun kering dan tandus, tpi desa Tianyar Barat kaya SDA:
– Pohon lontar (Borassus flabellifer) terbesar di Bali
*Pohon lontar (male) penghasil air lontar (tuak) yang bisa dijadikan gula merah
*Pohon lontar (female) penghasil buah kuwud ental
*Masing2 jenis pohon lontar dapat menghasilkan daun/pucuk lontar yang biasanya digunakan utk bahan upakara keagamaan

Alam:
– Pohon mente, Kelapa, Bambu, Mangga

SDM:
-warga lokal sebagian besar masih produktif dna tidak memiliki pekerjaan tetap
-banyak anak-anak dan pemuda pemudi di Desa Tianyar Barat yang tergolong produktif

Permasalahan

– Kurangnya pemanfaatan potensi desa khususnya pohon lontar mulai dari daun lontar, air nira dr lontar, dan buah lontar yang sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai produk dan olahan makanan bernilai ekonomis.

– kurangnya SDM yang terampil yang bisa menjadi tonggak n pelatih untuk mengembangkan potensi ini

Peluang

– Pemanfaatan pohon lontar untuk dijadikan produk-produk ekonomis memiliki peluang yang sangat besar di pasar

– daun lontar dijadikan suvenir wisuda, seminar KIT, plakat wisuda mini, maskot khas daerah

– air nira dijadikan gula merah

*buah kuwud ental dijadikan buah kas dan pelengkap aneka makanan dan minuman

Solusi & Aksi

– Membangun projek UKM berbasis sociopreneur bernama Cilota Bali .

berdiri pada awal tahun 2017, Cilota Bali sudah mengembangkan pohon lontar terutama daunnya untuk dijadikan suvenir wisuda jam dinding.

*membutuhkan waktu 6 bulan utk meneliti dan mengembangkan suvenir wisuda dr daun lontar berbasis kombinasi budaya dan daur ulang, serta membutuhkan waktu 1 tahun untuk melatih tim inti bagian produksi.

Pengembangan Kedepan

Inovasi Produk

Cilota Bali hadir memiliki tujuan untuk mengembangkan produk dari daun lontar menjadi varian seperti plakat wisuda mini untuk universitas dan kampus2 di Bali.

– Mengembangkan produk seminar KIT untuk acara-acara (seminar, event) di Bali terutama bagian MICE

– Suvenir khas kabupaten dan kampus di Bali berupa pengembangan sabun alami dan daun lontar khas Karangasem

– pengembangan air nira menjadi gula merah dan gula semut

– pengembangan kuwud ental menjadi olahan aneka makanan n minuman khas Karangasem

Permasalahan

Saat ini, kami dari Cilota Bali memiliki kendala yakni kurangnya modal usaha untuk mendukung pengembangan varian produk-produk tersebut seperti:

*peralatan dan bahan

-mesin jahit, mesin jilid spiral, mesin cutting, mesin obras, mesin pencacah plastik, alat masak, dan kontruksi pengembangan.

(membutuhkan dana sebesar 100jt)

Proyeksi Keberhasilan

– Plakat wisuda mini dan seminar KIT akan menargetkan lebih dari 3000 produk per dua bulan/periode

– Per 3000 produk telah bekerja sama dengan 7 universitas, pengusaha MICE, panitia2 seminar, n hotel-hotel di Bali

– Per 3000 produk telah berhasil menyerap tenaga kerja warga lokal sekitar kurang lebih 300 orang (ibu-ibu RT, anak-anak sekolah, & difabel)

– 300 orang dari 8 dusun di Kecamatan Kubu, Karangasem

-3000 produk telah mengurangi sampah kurang lebih 5 ton

Harapan

– Dengan adanya ukm dan pemberdayaan-pemberdayaan bersama Cilota Bali, diarapkan mampu mengurangi pengangguran di Karangasem n Desa Tianyar Barat khususnya pada tahun 2022.

– Adanya support infrastruktur dan pembangunan UKM/lapangan pekerjaan di desa berskala kecil dan berkelanjutan, diharapkan mampu meminimalisir anak-anak/putraputri daerah merantau ke kota : ada keinginan untuk balik kampung, bekerja dan membangun daerahnya sendiri.

– 5-6 tahun ke depan (2025) dengan adanya Cilota Bali dan ukm-ukm lainnya di Karangasem nanti, masyarakat lokal pedesaan sudah bisa mandiri dan berkontribusi membangun perekonomian Karangasem lebih baik.

Cara Berdonasi

  1. Klik “DONASI SEKARANG”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih BANK (BNI/Mandiri/BCA/BRI/BNI Syariah/Kartu Kredit)
  4. Klik “DONASI” dan ikuti langkah selanjutnya

ATAU Salurkan dengan Lebih Mudah via GO-PAY:

  1. Klik “DONASI SEKARANG”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran dengan GO-PAY
  4. Klik “DONASI” dan ikuti langkah selanjutnya

Kami tidak pernah memandang nominal, karena niat tulus dari teman semua adalah gambaran bagaimana kepedulian kita semua terhadap pemberdayaan masyarakat Desa Kubu, Karangasem.
Berapapun yang terkumpul nantinya, akan secara langsung disalurkan kepada kepada produksi Cilota Bali untuk langsung dikembangkan pada pengimplementasiannya.

Note: apabila tidak keberatan, kami sangat berterimakasih sekali apabila anda berkenan untuk mau menyebarkan & memberitahu orang-orang baik dan peduli lainnya dengan cara menyebarkan kampanye donasi ini ke social networking anda.

Terimakasih semua yang telah meluangkan waktunya untuk melihat kampanye ini, semoga segala kebaikan selalu menyertai kita semua:)

Are you ready to make impacts together?

Menu